Jumat, 25 Mei 2012

Pungawa Hawa

Oleh: Kurnia

Cukup, pujian untuk Indah wanita
Karena Relativitas selalu turut, tipuan pandang ikut
Tapi ini tentang langkanya kewanitaan wanita
yang harus tampakkan kesegaran, dalam kobaran api emosi
Walaupun tangguhmu terkadaang sendu
menatap keras dunia dengan sayu lembutmu
Terkadang kau harus memecahkan gelas yang telah lama kau jaga,
kau simpan dalam damainya nyawa dunia
siap dengan sayatan luka..
tentu saja saat kau lelah, saat ingin lepas dan tinggalkan karung-karung berat

yang kau jinjing dalam seokan perjalananmu
Kartini Kita
Kau tetap menyimak saat Adam berpikir untuk sudah
melihat dramatika rasa, dinamika hidup sesama
Hei.. aku bicara pada sang empunya nurani hawa
bukan perempuan pemakai rok mini
bukan wanita-wanita pengucap kata “galau”

terlebih bukan gadis hedonis sadis, MAAF
Kartini Islami mengenal diri
wanita prima memahami perannya
Punggawa Hawa pendamai jiwa

IR 06,
20 April 2012
***Bahwa Predikat Wanita semakin kabur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menurutmu?