Kamis, 24 Mei 2012

RTL


Bicara Cinta, tak pernah sederhana. Yang tau maknanya. Bukan siapapun..
Bicara tentang Kita, ini rasa jiwa
Begitulah kau, bagaimana mengartikannya
ini sungguh sebagai  agungku
kau  sangat kulihat terang, terkadang mata silau karenanya,
mata sakit, tapi bukan menjadi penyakit
Ini  rasa berharga, tapi tak terukur
jadi lihatlah bagaimana ku terseok dalam pendakian bukit penantian
jadi rasakan, seratnya kuasku saat menyapu lukisan ketulusan

Bagaimanapun itu tak kurasakan, karena tak sebanding dengan surgawinya bermanusia

Bahkan ku tak merasa buruk saat putih jadi abu-abu
menuju hitam..
Begitu tenang aku masih tersenyum. Dan kalaupun Tuhan kirimkan engkau,
lakonkan peranmu, sebagus kau bisa

Memang matahari dan Bintang
seperti tak pernah terlihat bersama
tahukah engkau, sebenarnya mereka selalu bersama. Di siang dan malam pun
Mereka tak terlihat bersama oleh penglihat dari sebelah dunia, Tuhan yang tau mereka saling melengkapi..

Jikapun kau bukan untukku, semua berubah seperti semestinya
dan saat Tuhan berikan kita satu, Jiwa kita terbelah bagi masing-masing

Kau ada di tempatku, aku di benakmu selalu..



Palembang, 19 Maret 2012
11.04 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menurutmu?